PESISIR BARAT — Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat terus mematangkan persiapan pelaksanaan Kompetisi Surfing 2026 Pesisir Barat Series – Labuhan Jukung Challenge. Pemantapan tersebut dilakukan melalui rapat koordinasi lintas sektor yang digelar pada Rabu (12/08/2026) di Ruang Batu Gughi Lantai 1, Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat.

Rapat tersebut dihadiri Bupati Pesisir Barat yang diwakili Staf Ahli Bupati, Dra. Henny Yulistiani, M.M., jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), serta perangkat daerah terkait.

Rapat koordinasi menjadi bagian dari pemantapan persiapan teknis dan penguatan koordinasi antarunsur terkait guna memastikan pelaksanaan kompetisi surfing dapat berjalan tertib, aman, profesional, serta memberikan manfaat bagi pengembangan olahraga, pariwisata, dan perekonomian masyarakat di Kabupaten Pesisir Barat.

Kompetisi Surfing 2026 Pesisir Barat Series – Labuhan Jukung Challenge mengusung tema “Mengasah Talenta Lokal, Menguasai Ombak Internasional”. Kegiatan ini tidak hanya dirancang sebagai ajang kompetisi, tetapi juga menjadi wadah pembinaan dan pengembangan potensi atlet selancar lokal.

Kompetisi tersebut akan dilaksanakan pada 17–20 Agustus 2026 di kawasan Labuhan Jukung, Kabupaten Pesisir Barat. Rangkaian kegiatan meliputi pembukaan, pertandingan berbagai kategori, hingga babak final dan awarding ceremony.

Adapun kategori yang dirancang dalam kompetisi meliputi Men's Open, Women's Open, serta Groms/Junior U-15. Kategori tersebut memberikan ruang bagi peselancar pria dan wanita sekaligus menjadi bagian dari proses kaderisasi atlet selancar usia muda. Target partisipasi kegiatan dirancang mencapai sekitar 100 surfer.

Selain kompetisi selancar, rangkaian kegiatan juga akan diramaikan dengan sejumlah agenda pendukung, antara lain workshop dan coaching clinic, bazar UMKM dan hiburan, serta aksi bersih pantai bersama komunitas. Rangkaian tersebut diharapkan dapat memperluas manfaat kegiatan bagi masyarakat dan pelaku ekonomi lokal.

Dari sisi pariwisata dan ekonomi daerah, kegiatan ini diharapkan mampu meningkatkan daya tarik Pesisir Barat sebagai destinasi sport tourism, sekaligus memberikan dampak positif terhadap okupansi hotel, homestay, dan penginapan masyarakat.

Kehadiran peserta dan pengunjung juga diharapkan membuka peluang peningkatan usaha bagi warung, restoran, jasa pemandu, serta pelaku UMKM kuliner maupun suvenir.

Dalam tata kelola kegiatan, Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata Ekonomi Kreatif memiliki peran dalam penganggaran, pengarah kebijakan, pengawasan administratif, evaluasi, koordinasi lintas sektor, serta fasilitasi perizinan dan dukungan infrastruktur.

Sementara itu, PSOI Pengcab Pesisir Barat berperan dalam pelaksanaan teknis pertandingan, registrasi, regulasi selancar, serta penyediaan ofisial profesional.

Melalui koordinasi lintas sektor tersebut, Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat terus memperkuat sinergi dan kesiapan seluruh unsur terkait agar Kompetisi Surfing 2026 Pesisir Barat Series – Labuhan Jukung Challenge dapat terlaksana secara optimal.

Penyelenggaraan kegiatan ini diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat pembinaan atlet selancar lokal, meningkatkan promosi wisata bahari, menggerakkan ekonomi masyarakat, serta semakin menegaskan Pesisir Barat sebagai salah satu destinasi surfing unggulan yang memiliki potensi untuk dikenal hingga tingkat nasional dan internasional. (Rilis Diskominfotiksan)