Krui,

Plh. Bupati Sekaligus Ketua Satgas Covid-19 Kabupaten Pesisir Barat Ir. N. Lingga Kusuma, MP Menghadiri Rapat Aktivasi Satuan Tugas Covid-19 Tingkat Kecamatan dan Pekon di Ruangan Cukuh Tangkil Setdakab Pesisir Barat

Kamis 4 Maret 2021.

Hadir juga dalam acara tersebut, Assisten Bidang Pemerintahan Audi Marpi, Spd., MM, Wakapolres Lampung Barat,Kompol Dwi Santosa, SH.Penghubung Kodim 0422/LB, Kapolsek Pesisir Tengah, Anggota Satgas Covid-19 Pesisir Bqrat, Camat Se-Kabupaten Pesisir Barat.

Dalam Sambutannya Plh. Bupati Pesisir Barat Ir.N. Lingga Kusuma, MP, mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada semua pihak yang hadir dalam Rapat Aktivasi Satuan Tugas Covid-19 Tingkat Kecamatan dan Pekon. 

Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat sudah mendapatkan teguran dari BPK, Kemendagri dan Polda Lampung untuk mengaktivasi kembali Satgas Covid-19 dari Pemerintah Kabupaten, Kecamatan dan Pekon yang sudah pudar, padahal saat ini Covid-19 masih ada dan semakin merajalela.

Plh. Bupati Pesisir Barat juga menegaskan, bahwa kita bisa menanggulangi dan memutus rantai Covid-19 dengan membentuk Kampung Tangguh Nusantara yang sudah terbentuk di beberapa Pekon.

Kampung Tangguh Nusantara adalah tangguh pada bidang kesehatan jasmani dan rohani, sosial ekonomi, keamanan, serta informasi dan kreativitas. 

Plh. Bupati Pesisir Barat juga berharap agar dana desa yang dialokasikan untuk menanggulangi Covid-19 bisa di pergunakan semaksimal mungkin sesuai dengan kebutuhan.

Pada Kesempatan yang sama, Wakapolres Lampung Barat Kompol Dwi Santosa, SH, Menyampaikan ucapan terima kasih kepada Plh. Bupati Pesisir Barat beserta jajarannya yang telah berpartipasi dalam pencegahan Covid-19 dan telah mematuhi peraturan Protokol Kesehatan demi untuk memutus rantai penyebaran Covid-19.

Wakapolres Lampung Barat menghimbau Kepada lapisan masyarakat, terutama khususnya Kabupaten Pesisir Barat agar bisa mengaktifkan kembali Satgas Covid-19 dari tingkat Pemerintah Daerah, Kecamatan dan Pekon.

Saat ini Covid-19 semakin merajalela di Indonesia apalagi sekarang sudah masuk ke Indonesia Covid-19 dengan varian terbaru yang lebih ganas.