Krui,

KUNJUNGAN KERJA MENTERI KOORDINATOR BIDANG PEREKONOMIAN RI DAN KEPALA BADAN NASIONAL PENANGGULANGAN BENCANA (BNPB) PUSAT KE PROVINSI LAMPUNG. 

Ruang Batu Gughi Setdakab Pesisir Barat, Jum'at 13 Agustus 2021.

Kunjungan Kerja tersebut Dalam Rangka Penanganan Covid-19 Dan Penerapan PPKM MIKRO di Provinsi Lampung. 

Sekda Kab. Pesisir Barat Ir. N. Lingga Kusuma, MP Selaku Wakil Ketua III satgas Covid-19 mengikuti Kunjungan Kerja secara Virtual Meeting.

Turut mendampingi Sekda Kab. Pesisir Barat mengikuti Kunker tersebut diatas, Ka. BPBD Syaifullah, S.Pi., selaku Sekretaris Tim Satgas Covid-19 Pesisir Barat, Para Bidang Tim Gugus Tugas Covid-19, Kepala Dinas Sosial Agus Triyadi S.IP.,M.M, Sekretaris Dinas Kesehatan Rochmad, S.Sos., MM, Kabid Bappeda, Albet Gunata Putra, S.E

Dalam arahan Gubernur Lampung Arinal Djunaidi menyampaikan tidak ada unsur pembiayaan dari Pemerintah Daerah untuk penanganan Covid-19.

Adapun Dukungan sarana Prasarana Penanganan Covid-19 antara lain :

1. Penambahan alat PCR ekstaksi otomatis/robotik sehingga bisa mempercepat pelayanan.

2. Suport untuk PCR, Catridge TCM dan juga suport RDT Ag yang saat ini diperlukan untuk perluasan traccing.

3. Sarpast untuk mensuport beberapa RS swasta yang menambah bed untuk penambahan Covid-19 tetapi membutuhkan alat hight Folow Nasal Canule/HFNC.

4. Pemenuhan Tabungan Oksigen, Volume liquid oksigen dan oksigen tabung melalui CSR maupun Vendor sesuai kebutuhan RS. 

5. Bantuan obat-obatan Penanganan Covid-19. 

6. Droving vaksin Covid-19.

Pelaksanaan Vaksinasi Covid-19 di Lampung Per 11 Agustus 2021 • Jumlah Penduduk Lampung 9.007.848 Jiwa.                     

• Jumlah sasaran 6.645.226.           

• Jumlah Kebutuhan vaksin Covid-19 di Lampung : 14.619.497 dosis (Sasaran dikali 2 dosis ditambah 10%).   

• Jumlah vaksin yang telah diterima lampung dari Kementerian Kesehatan : 1.558.960 dosis(10,66%).

• Kebutuhan untuk mencapai Herd immunity sebesar 13.060.537 dosis.

Gubernur Lampung juga meminta pada Pemerintah Daerah untuk menyediakan tempat isolasi tambahan bagi pasien Covid-19 tanpa gejala, khususnya di tingkat kecamatan sampai ke Desa.

Kemudian dilanjutkan arahan dari Kepala BNPB LETJEN TNI Ganip Warsito,S.E., M.M. ada beberapa hal yang harus diterapkan melalui 3 M, memakai masker, menjaga jarak dan menghindari kerumunan dengan mengikuti protokol kesehatan, dalam 3 hal ini semoga kita dapat mengendalikan Covid-19,

gejala Covid yang menyerang dengan menggunakan Pertahanan menggunakan masker, menjaga jarak dan menghindari kerumunan.

Pembatasan mobilitas perjalanan serta pembatasan PPKM.

Kita akan melakukan perubahan Prilaku dalam rangka mencegah penularan Covid-19.

Terkait perubahan prilaku diawali dengan pikiran.

Adapun beberapa macam perubahan prilaku dalam pembatasan PPKM :

Prubahan Prilaku Individu, keluarga, institusi, komunitas, wilayah/masyarakat. 

Dalam Kesempatan yang sama Menteri Koordinator Bidang Perekonomian RI Airlangga Hartarto menjelaskan Indonesia mampu bangkit meskipun berada di masa pandemi Covid-19 yang memprihatinkan.

Pemerintah Daerah selalu mengikuti arahan Pemerintah Pusat dan Provinsi serta mensuport upaya penanganan dan pencegahan penyebaran Covid-19 di Daerah.

Secara umum Evaluasi Mobilitas di Provinsi Lampung masih tinggi dari pada rata-rata Nasional, Mobilitas masih perlu di waspadai dan ditekan terutama pada sektor, Retail, Rekreasi, taman dan Pusat Transportasi umum yang masih lebih tinggi dari pada Nasional.

Diakhir kegiatan Kunker dilanjutkan dengan pemberian Bantuan Oksigen Konstrator untuk Provinsi Lampung dari Menteri Koordinator Bidang Perekonomian RI.