Krui,

SOSIALISASI PERUBAHAN PERILAKU PADA MASA PANDEMI COVID-19 DI KABUPATEN PESISIR BARAT.

Aula Kantor Camat Bangkunat, Kamis 9 September 2021.

Sosialisasi tersebut diatas dibuka langsung oleh Anggota Bidang III Pemulihan Ekonomi Perilaku Satgas Covid-19 yang diwakili oleh Kabid Dinas PMP Iswandi, S.IP., M.M. mewakili Plt. Kepala Dinas PMP didampingi Bidang Administrasi Satgas Covid-19 Sekretaris BPBD Mirza Sahri, S.Pd., MM sekaligus sebagai Narasumber.

Turut hadir dalam sosialisasi tersebut diatas, Anggota Bidang I Penanganan Kesehatan Satgas Covid-19 yang diwakili oleh Kasi Dinas Kesehatan Amirudin, SE., Anggota Tim Gugus Tugas Tingkat Kecamatan, Plt. Camat Bengkunat Darmadi, S.IP., Para Anggota Bidang V Penegakan Hukum dan Disiplin Bidang Tim Gugus Tugas Covid -19 Anggota Kepolisian Sektor Pesisir Selatan, Para Anggota Tim Gugus Tugas Tingkat Pekon.

Dalam Sambutan Anggota Bidang III Pemulihan Ekonomi Perilaku Satgas Covid-19, Kabid Dinas PMP Iswandi, S.IP., M.M. mewakili Plt. Kepala Dinas PMP menyampaikan Tujuan Sosialisasi adalah salah satu upaya Pemerintah untuk menekan laju penyebaran Covid-19.

Salah satu tantangan berat yang dihadapi Pemerintah adalah aspek perubahan perilaku, karena pada dasarnya Covid-19 ini merupakan penyakit yang sangat erat hubunganya dengan perilaku masyarakat, untuk itu Pemerintah telah membuat sistem monitoring bersatu melawan Covid-19.

Hal itu mengacu pada instansi Presiden No.6 Tahun 2020 tentang peningkatan disiplin dan penegakan hukum protokol kesehatan dalam pencegahan dan pengendalian Covid-19.

Dalam mengawasi kepatuhan Pemerintah menggerakan sistem monitoring BLC.

Sistem itu dilaksanakan melalui pengawasan yang dilakukan para partisipasi mulai dari anggota TNI, Polri, Satpolpp, relawan dan satuan tugas Covid-19 Daerah.


kemudian dianjutkan arahan dari Bidang Administrasi Satgas Covid-19 Sekretaris BPBD Mirza Sahri, S.Pd., MM. sekaligus sebagai Narasumber, menyarankan agar membiasakan diri hidup sehat dan mengikuti protokol kesehatan.

Juga mengingatkan kepada masyarakat untuk melakukan pembatasan dalam rangkaian kegiatan agar tidak mengundang orang banyak ataupun menimbulkan kerumunan sesuai aturan yang berlaku.