Krui,

SAFARI KEBUDAYAAN LAMPUNG BERJAYA DALAM BERKSENIAN. 

Lamban Apung, 05 Agustus 2021.

Hadir dalam acara tersebut Bupati Pesisir Barat DR. Drs. Agus Istiqlal, SH., MH, Ketua Dekranasda Pesisir Barat Hj. Septi Istiqlal, Wakil Ketua Dekranasda Pesisir Barat Ratu Yulna Wati, Kepala OPD dilingkungan pemerintah kabupaten Pesisir barat, Ketua Akademi Lampung Ir. Anshori Djausal. MT, Prof Satria Bangsawan SE M.Si selaku Ketua Umum Dewan Kesenian Lampung, Wakil Ketua Dewan Kesenian Lampung Wawan Darmawan, Pengurus Dekranasda Pesisir Barat, Lasqi, dan para pelaku seni di Kabupaten Pesisir Barat. 

Pada kesempatan ini Ketua Dekranasda Pesisir Barat Hj. Septi Istiqlal dalam sambutannya menyampaikan Dewan Kesenian Kabupaten Pesisir Barat ikut mengambil peran membantu Pemerintah Daerah Kabupaten Pesisir Barat dalam melakukan pembinaan kepada masyarakat di bidang seni.

Sejak dikukuhkan oleh Bapak Bupati Pesisir Barat, Dewan Kesenian langsung bergerak melaksanakan tupoksi di bidang pembinaan kesenian melalui program – program yang menyentuh langsung kepada objek seni. Dimulai dari mendeteksi potensi seni yang ada hingga rencana pengembangan kedepan secara bertahap.

Beberapa program yang telah kami laksanakan yaitu berupa peningkatan kompetensi seni melalui pelatihan seni sastra dan rupa pada tahun 2020 yang lalu. Pada tahun 2021 Dewan Kesenian Kabupaten Pesisir Barat juga telah melakukan dialog dan pemberian tali asih kepada para sesepuh seni yang telah mendedikasikan waktu dan karyanya untuk pelestarian seni di Kabupaten Pesisir Barat. 

Kemudian dalam waktu dekat Dewan Kesenian Kabupaten Pesisir Barat juga akan melaksanakan Pelatihan Seni Sastra Hahiwang kepada Sekolah Menengah Pertama dan Sekolah Menengah atas sederajad, guna untuk memberikan transfer ilmu tentang potensi seni yang ada di Kabupaten Pesisir Barat ini agar dapat diterapkan mulai dari jenjang Pendidikan. Terlebih dengan telah ditetapkannya Seni Sastra Hahiwang sebagai Warisan Tak Benda milik Kabupaten Pesisir Barat. 

Selanjutnya Bupati Pesisir Barat DR. Drs. Agus Istiqlal, SH.., MH dalam sambutannya menyampaikan Atas nama pribadi dan pemerintah kabupaten Pesisir Barat,mengucapkan selamat datang kepada bapak prof. dr. satria bangsawan, SE., M.Si ketua umum dewan kesenian lampung yang pada kesempatan ini diwakili oleh Wakil Ketua Dewan Kesenian Lampung Wawan Darmawan dan bapak Ir. anshori Djausal, M.T. ketua akademi lampung, di Krui kabupaten Pesisir Barat. kedatangan bapak selaku pengurus dewan kesenian lampung dan akademi lampung beserta jajaran menjadi satu kehormatan bagi pemerintah kabupaten pesisir barat. semoga kunjungan ini semakin memperkuat jalinan silaturahmi antara kita semua. 

safari kebudayaan dewan kesenian lampung dan akademi lampung pada hari ini di kabupaten pesisir barat diharapkan akan memberikan wawasan bagi Dewan Kesenian Pesisir Barat (DKPB), untuk lebih meningkatkan kinerjanya, terutama dalam mengembangkan kesenian dan budaya lokal. 

selain itu, kunjungan safari ini akan lebih meningkatkan hubungan kerja dewan kesenian lampung dengan dewan kesenian pesisir barat dalam rangka mengembangkan seni budaya. saya sangat optimis kegiatan safari kebudayaan ini akan berdampak positif bagi perkembangan budaya di kabupaten pesisir barat.

kita tahu, bahwa budaya daerah kita merupakan bagian dari kekayaan khasanah budaya bangsa indonesia dan sekaligus sebagai aset nasional. untuk itu saya harap safari kebudayaan ini dapat menjadi sarana yang efektif bagi Dewan

Kesenian Pesisir barat (DKPB) untuk lebih mendalami perannya sebagai lembaga seni yang bertanggungjawab bagi kemajuan seni budaya daerah.

Sebagai suatu lembaga seni budaya yang profesional, dewan kesinian lampung dan akademi lampung tidak hanya menjadi wadah berkumpul para seniman dan penggiat seni budaya, akan tetapi lembaga ini harus dapat menjadi rumah bagi seluruh kepentingan yang berhubungan dengan pelestarian dan kemajuan budaya daerah. 

untuk melestarikan dan mengembangkan budaya daerah, khususnya di kabupaten Pesisir Barat, saya harap akan terjalin hubungan kerjasama yang intensif dan bersifat konsultatif, koordinatif dan kemitraan antara dewan kesenian Lampung, akademi Lampung dengan dewan kesenian Pesisir Barat.