Krui,
Menu

Bupati Pesisir Barat DR.Drs.Hi.Agus Istiqlal,SH.,MH yang diwakili oleh staf ahli bupati bidang pemerintahan, hukum dan politik Azhari, SH.,MM menghadiri acara Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1441H di Musolla Al-hidayah Suber Agung Kecamatan Ngambur, Jum'at 29 November 2019.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Pesisir Barat Tedi Zadmiko, SKM., SH., MM menginformasikan bahwa turut hadir dalam acara tersebut, Ketua Tp.PKK sekaligus Ketua BKMT Kabupaten Pesisir Barat Hj.Septi Istiqlal, Ust.Hasan Basri,S.Pd, beberapa Kepala Organisasi Perangkat Daerah, Anggota DPRD Kabupaten Pesisir Barat, unsur Forkopimda Kabupaten Pesisir Barat dan Kabupaten Lampung Barat, Camat, Peratin, Tokoh Agama, Tokoh Adat, Tokoh Masyarakat serta seluruh masyarat Pekon Sumber Agung. Serta penyerahan Insentif Imam Masjid, Guru Ngaji, Dan Santunan Kematian.

Pada sambutan Bupati Pesisir Barat Yang disampaikan oleh Staf Ahli Bupati bidang pemerintahan, hukum dan politik Azhari, SH.,MM. Pada kesempatan ini kita semua patut bersyukur semoga kehadiran kita pada peringatan kelahiran Nabi Muhammad SAW dapat meningkatkan keimanan dan ketakwaan kita kepada Allah SWT, serta menanamkan kecintaan yang mendalam kepada Nabi Muhammad SAW, seraya memohon doa agar daerah kita selalu dalam keadaan aman, damai dan tenteram dalam melanjutkan pembangun daerah yang kita cintai ini. Atas dasar itu mengingatkan kembali pada perjuangan Nabi Muhammad SAW dan para sahabatnya dalam menegakkan kebenaran dan keadilan bagi kehidupan manusia. Lebih dari 14 abad yang lalu, Nabi Muhammad SAW telah memberikan ketauladanan kepada kita untuk menjadi insan - insan yang beriman dan bertakwa kepada Allah SWT.

Selanjutnya, seiring dengan peringatan maulid nabi muhammad saw ini, makna yang paling mendasar dari peringatan maulid nabi adalah untuk mengevaluasi sejauhmana kita sebagai umatnya mampu mencontoh keteladanan “uswatun khasanah” yang melekat pada diri Rasulullah SAW, baik dalam aspek ibadah maupun aspek ibadah sosial.

Oleh karena itu, untuk mewujudkan visi Kabupaten Pesisir Barat menuju masyarakat yang madani, mandiri dan sejahtera kuncinya ada pada kekuatan iman dan keteladanan serta kekuatan do’a. Kekuatan iman akan melahirkan manusia - manusia yang cerdas, tangguh, jujur, profesional dan berakhlak mulia. Keteladanan akan melahirkan partisipasi dalam setiap kebaikan, sedangkan kekuatan do’a akan melahirkan ketenteraman jiwa yang akan menuntun kita pada hakikat kita yang sebenarnya. Dengan tiga kekuatan tersebut Rasulullah berhasil membangun masyarakat arab yang jahiliyah, kesukuan yang kental dan hukum siapa yang kuat dialah yang menang menjadi masyarakat cerdas, penuh kebersamaan dalam kebhinekaan, dan menciptakan sistem hukum yang berkeadilan.