Krui,

Peningkatan dan pemerataan kualitas pelayanan kesehatan masyarakat menjadi salah satu prioritas program kerja Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat (Pesibar).

Berbagai upaya dilakukan untuk menjamin kualitas pelayanan kesehatan masyarakat berjalan dengan baik. Mulai dari pelayan peningkatan disiplin kerja pegawai hingga pemenuhan sarana dan prasarana pelayanan yang memadai.

Tak terkecuali pelayanan kesehatan di daerah terisolir Seperti pekon way haruharu di Empat pemangku : Pengekahan, way binjay, sumakju dan titi jati.

pelayanan kesehatan di pekon tersebut menjadi prioritas dinas kesehatan, pasalnya pekon tersebut hanya dapat di akses melalui jalur laut. Sehingga parkiraan cuaca yang tidak menentu menjadi kendala yang sangat vital.

Kepala Dinas Kesehatan Tedi Zadmiko, SKM., SH., M.M Beserta staf akan melakukan pelayanan kesehatan di pekon way haru berangkat melalui darmaga kota jawa, perjalan menuju pekon tersebut menggunakan kapal nelayan, di tengah cuaca yang tak menentu tiga kapal nelayan yang mengangkut rombongan Dinas Kesehatan melaju menerjang ombak dan angin yang tak menentu, namun satu setengah jam perjalan rombongan disarankan putar balik akibat cuaca yang tak membaik.

Kadis kesehatan Pesibar Tedi Zadmiko, SKM., SH., M.M mengatakan, rencanaya kami akan melakukan pelayanan kesehatan berupa Pengobatan, posyandu, pemicuan Sanitasi Totalnya Berbasi Masyarakat (STBM) namun kita tak sampai tujuan akibat cuaca buruk.

Kadis Kesehatan Beserta rombongan sudah berlayan menuju way haru, perjalanan menuju pekon tersebut sekitar tiga jam, memang sedikit dipaksakan karena cuaca memang sedang buruk, baru satu setengah jam perjalanan akhirnya diputuskan putar balik, karena ombaknya besar dan juga anginya kencang. Sehingga pelayanan kesehatan di pekon tersebut tertunda dan akan di jadwakal ulang.