Krui,

Pemerintah Provinsi Lampung serahkan bantuan sembako kepada Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat dalam rangka Penanggulangan dampak covid 19. Selasa, 19 Mei 2020

Plt. Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Pesisir Barat,  Drs. Miswandi Hasan, M.Si menyampaikan bahwa bantuan berupa sembako dari Pemerintah Provinsi Lampung terhadap penanggulangan dampak Covid 19 diserahkan langsung kepada Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat tepatnya di Pekon Kampung Jawa,  Kecamatan Pesisir Tengah.

Turut hadir secara langsung menerima bantuan tersebut diatas Bupati Pesisir Barat Dr Drs H Agus Istiqlal SH MH didampingi oleh Asisten III bidang  Administrasi Umum Ir Hasnul Abror MP dan Kepala Dinas Ketahanan Pangan Nawardi SH berserta sejumlah pejabat lainnya di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat. 

Dalam sambutannya Bupati Pesisir Barat Agus Istiqlal.,SH.,MH mengatakan guna Menindak lanjuti dari pada Instruksi Presiden Nomor 4 tanggal 22 Maret Tahun 2020 tentang pengadaan barang dan jasa dan Keputusan Gubernur Lampung tanggal 7 April 2020 tentang penanganan dampak Covid 19 Pemerintah Provinsi Lampung memberikan bantuan sembako berupa bahan pokok makanan kepada Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat.

Bupati menyampaikan ucapan terimakasih kepada pemerintah Provinsi Lampung melalui Dinas Ketahanan Pangan yang diwakilkan oleh Kasi Ketahanan Pangan Provinsi Lampung Syahruddin, sudah memberikan bantuan berupa sembako atau bahan makanan kepada masyarakat Pesisir Barat dalam upaya membantu pencegahan dampak covid 19.
Bupati berharap semoga wabah yang sedang marak di masyarakat bahkan dunia akan segera berakhir.

Bantuan bahan makanan ini akan di distribusikan di 15 kabupaten kota provinsi Lampung atau 20 kecamatan dan di 72 desa yang ada di propinsi Lampung dimana kabupaten Pesisir Barat akan di distribusikan di kecamatan Pesisir Tengah dan kecamatan Pulau Pisang.

Kabupaten Pesisir Barat mendapat bantuan 700 paket sembako berupa Minyak, beras, sarden dan lainnya yang akan berlangsung selama 5 bulan dari Mei hingga September mendatang.

Maksud dari bantuan ini pemerintah ingin mencoba meminimalisir dampak  dari COVID-19 yang menyebabkan melemahnya perekonomian masyarakat.