Krui,

MONITORING PENERAPAN PEMBERLAKUAN PEMBATASAN KEGIATAN MASYARAKAT (PPKM) MIKRO DI PESISIR BARAT.

Krui, 06 Mei 2021

Situasi pandemi covid-19 di Indonesia yang mengalami trend kenaikan angka terkonfirmasi ketika dihadapkan pada masa libur nasional seperti libur nasional natal dan tahun baru yang silam tentu mengharuskan adanya strategi sebagai bentuk antisipasi kenaikan angka terkonfirmasi covid-19 tidak kembali terulang, khususnya dalam menghadapi perayaan hari raya Idul Fitri 1442 Hijriyah.

Terkait hal tersebut diatas, pemerintah provinsi Lampung melalui tim monitoring penerapan PPKM berkesempatan memonitoring secara langsung penerapan PPKM di kabupaten Pesisir Barat. Hadir dari tim monitoring penanganan Covid-19 Provinsi Lampung, Gubernur Lampung sekaligus Ketua Satgas yang diwakili Assisten I Provinsi Lampung Drs Qudrotul Ikhwan MM didampingi anggota Satgas Provinsi Lampung yang diterima oleh Sekda Pesisir Barat Ir N Lingga Kusuma MP mewakili Bupati Pesisir Barat selaku Ketua Satgas didampingi anggota tim Satgas beserta Ketua MUI dan para camat se- Pesisir Barat.

Dalam kesempatan tersebut Sekda Kabupaten Pesisir Barat Ir. N. Lingga Kusuma, MP. Memaparkan kondisi Covid-19 di Kabupaten Pesisir Barat hingga sampai saat ini data per 5 Mei 2021 terdapat 4 kecamatan masuk zona kuning dan 7 kecamatan zona hijau.

Dalam sambutannya, Gubernur Lampung yang diwakili Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra Provinsi Lampung Drs.Qodratul  Ikhwan, MM Menyampaikan Surat Edaran Gubernur Lampung Nomor 045.2/1652/VI.07/2021 tanggal 28 April 2021 tentang Peniadaan Mudik dan Pengetatan Pembatasan Penjalanan Orang dalam Masa Pandemi Covid-19 dan Surat Edaran Gubernur tentang Pelaksanaan Sholat Idul Fitri 1 Syawal 1442 H, dan hari besar lainya dalam Situasi Pandemi Covid-19 di Provinsi Lampung. Dalam kesempatan ini Gubernur Lampung meminta agar Bupati/Walikota untuk mengingatkan masyarakat agar melaksanakan Surat Edaran Nomor 045.2/1665/Lampung VI.07/2021 tentang Pelaksanaan Sholat Idul Fitri 1 Syawal 1442 H. 

Pelaksanaan sholat Idul Fitri 1 Syawal 1442 H tahun 2021 sangat disarankan dirumah atau kediaman masing- masing dengan maksud untuk menghindari penularan Covid-19 dilaksanakan dirumah ibadah atau tanah lapang akan menimbulkan kerumunan dalam jumlah besar dan kontak erat antar jamaah yang sangat akan berisiko menularkan Covid-19. Jika ingin tetap dilaksanakan di masjid harus ada surat pernyataan dari pengurus masjid setempat dalam rangka mematuhi protokol kesehatan.