Krui,

Bupati Pesisir Barat Dr.Drs.H.Agus Istiqlal,SH.,MH yang diwakili oleh Asisten Bidang Administrasi Umum Ir.Hasnul Abrar,MP menghadiri acara Pembukaan Lomba Senam Jinggle Three Ends dan Lomba Kreasi Kerajinan Tangan Berbahan Daur Ulang dalm rangka memperingati hari Ibu ke-91 Kabupaten Pesisir Barat di Gedung Serba Guna Selalaw Kabupaten Pesisir Barat pada pada hari Kamis 5 Desember 2019.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Pesisir Barat Tedi Zadmiko,SKM.,MM menginformasikan bahwa dalam acara tersebut turut hadir Ketua Dharma wanita Kabupaten Pesisir Barat Ny.Farida Milladiyah Lingga, Kepala Organisasi Perangkat Daerah, unsur Forkopimda Kabupaten Pesisir Barat dan Kabupaten Lampung Barat, dan seluruh peserta Lomba.

Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Pesisir Barat Nurkemala,S.Pd.,MM menyampaikan dalam laporannya bahwa kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak yang terangkum dalam sistem informasi kekerasan terhadap perempuan dan anak di kabupaten pesisir barat, ada beberapa kasus dimana semuanya merupakan kasus rujukan. ini menjadi gambaran bagaimana urgensi dalam penanganan kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak, yang muaranya tidak cukup hanya pada penanganan korban, tetapi juga upaya preventif pada kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak.

Selanjutnya pada sambutan Bupati Pesisir Barat yang disampaikan oleh Asisten Bidang Administrasi Umum menyampaikan bahwa pemerintah Kabupaten Pesisir Barat tidak sepenuhnya mampu menjangkau jauh kedalam masyarakat jika tidak dibantu oleh peran serta masyarakat sendiri. hal ini di antaranya karena masih adanya pandangan lain, baik dari korban atau masyarakat yang menganggap bahwa masalah kekerasan dalam rumah tangga adalah urusan-urusan internal keluarga yang bersangkutan.
oleh karena itu, melalui kegiatan lomba senam jinggle three ends dan lomba kreasi kerajinan tangan berbahan daur ulang yang kita laksanakan hari ini merupakan salah satu metode yang digunakan dalam mensosialisasikan upaya perlindungan terhadap perempuan dan anak di kabupaten pesisir barat, tentunya dengan dukungan dari media massa, dunia usaha dan partisipasi masyarakat itu sendiri.

Bupati Pesisir Barat berharap melalui kegiatan ini pesan yang dikemas dalam wujud senam jinggle three ends ini dapat lebih mudah diterima dan diingat serta diwujudkan dalam kehidupan masyarakat. dimana pesan yang terkandung dalam senam ini yaitu pertama stop kekerasan terhadap perempuan; kedua stop kekerasan terhadap anak; ketiga akhiri perdagangan perempuan dan anak. dan selanjutnya lomba kreasi kerajinan tangan berbahan daur ulang dimaksudkan untuk membuka wawasan para perempuan di Kabupaten Pesisir Barat khususnya perempuan-perempuan yang berada didesa/pekon, agar dapat menciptakan sebuah inovasi dari bahan bekas yang ada sehingga dapat menciptakan sesuatu yang bermanfaat dan berguna yang dapat diperjualbelikan guna menambah ekonomi dalam keluarga atau kelompok untuk mengangkat dan menambah kesejahteraan keluarga dan diharapkan dapat membantu menurunkan angka kemiskinan di Kabupaten Pesisir Barat.