Krui,

Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Pesisir Barat, Hj. Septi Istiqlal, melakukan pembinaan kader PKK Pekon Rawas dan Pekon Kampung Jawa di Balai Pekon Rawas pada hari Kamis, 20 Februari 2020.

Plt. Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Pesisir Barat Tedi Zadmiko, S.K.M., S.H., M.M. menginformasikan bahwa dalam acara ini dihadiri langsung oleh Ketua TP PKK Kabupaten Pesisir Barat Hj. Septi Istiqlal beserta anggota tim Pembina Kabupaten Pesisir Barat , Sekretaris Camat Pesisir Tengah, Peratin Rawas dan Kampung Jawa, serta Ketua TP PKK Pekon Rawas dan Pekon Kampung Jawa beserta kadernya.

Dalam sambutannya Ketua TP PKK Kabupaten Pesisir Barat, Hj. Septi Istiqlal menyampaikan kepada seluruh kader binaannya bahwa dalam rangka mempersiapkan kedatangan Tim Penggerak PKK Provinsi Lampung Tahun 2020 yang akan melakukan pembinaan ke Kabupaten Pesisir Barat maka TP PKK Kabupaten pun harus mempersiapkan diri dengan melakukan pembinaan ke TP PKK Pekon dengan mencoba mengecek langsung PKK Pekon se-Kabupaten Pesisir Barat.

Pembinaan kepada kader PKK Pekon yang dilaksanakan hari ini merupakan wujud dukungan dari TP PKK Kabupaten Pesisir Barat agar pekon lebih bagus, sejahtera dan memiliki skill yang dapat meningkatkan taraf hidup masyarakat.

Masih dalam sambutannya juga menyampaikan bahwa TP PKK Kabupaten Pesisir Barat, berhasil menerima penghargaan Pakarti Madya III Tingkat Nasional Pelaksana Terbaik Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga (UP2K), khususnya Pekon Sukabanjar Kecamatan Ngambur mewakili Provinsi Lampung dalam Lomba UP2K Tingkat Nasional Tahun 2019, dengan diraihnya prestasi tersebut, diharapkan pekon-pekon lainnya juga mampu meningkatkan prestasi dan mempertahankannya dengan mengembangkan potensi yang ada.

Dalam mengembangkan potensi tersebut TP PKK Pekon harus bersinergi dengan peratinnya, TP PKK mensupport peratin, peratin memberikan modal untuk mengembangkan potensi yang ada. TP PKK juga secara aktif melihat kendala-kendala dalam masyarakat dan bersama-sama mencari solusinya. Salah satu solusi tersebut dapat membentuk kelompok Dasa Wisma, yaitu kelompok ibu-ibu yang berasal dari 10 KK (Kepala Keluarga) di rumah yang bertetangga untuk mempercepat pelaksanaan sebuah program, seperti melaksanakan program 3S (sampah dipegang, sampah dibawa dan sampah dibuang), membawa tumbler sendiri untuk meminimalisir jumlah sampah yang ada di pekon.

Kemudian acara dilanjutkan dengan pembinaan administrasi untuk mempermudah pelaksanaan perencanaan evaluasi dan pelaporan kegiatan PKK Pekon yang merupakan salah satu indikator keberhasilan pengelolaan organisasi PKK Pekon dan dilanjutkan dengan pelatihan pengolahan daur ulang sampah botol plastik dengan narasumber Reni Desiana, S.Pd. guru prakarya SMA 1 Pesisir Tengah.