Krui,
Menu

Ketua TP.PKK Kabupaten Pesisir Barat Ny.Hj.Septi Istiqlal membuka langsung acara Gelar Dagang dalam rangka memperingati Hari Keluarga Nasional ke-26 tingkat Provinsi Lampung di Lapangan Merdeka Labuhan Jukung, Kabupaten Pesisir Barat, pada hari Selasa, 30 Juli 2019.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Pesisir Barat menginformasikan bahwa turut hadir dalam acara tersebut Kepala Dinas BKKBN Provinsi Lampung, Asisten Bidang Ekonomi, Pembangunan dan Kehumasan Samsu Hilal,S.Sos dan seluruh peserta dari 14 Kabupaten kota Se-provinsi Lampung.

Pada sambutan Ketua TP.PKK Kabupaten Pesisir Barat menyampaikan bahwa gelar dagang merupakan salah satu upaya untuk memperkenalkan dan mensosialisasikan berbagai program pemberdayaan ekonomi keluarga, seperti berbagai produk usaha kerajinan masyarakat dari seluruh kabupaten/kota di provinsi Lampung. Pada kesemapatan itu juga kita dapat menampilkan produk unggulan hasil karya PKK dari 11 Kecamatan di Kabupaten Pesisir Barat, tentunya produk yang ditampilkan merupakan produk unggulan asal Kabupaten Pesisir Barat.

Menurut Ketua TP.PKK Kabupaten Pesisir Barat melalui gelar dagang tersebut dapat dipertemukan dua unsur manajemen yakni manajemen pembangunan dan manajemen pemerintahan, karena pada hakekatnya pembangunan keluarga merupakan komponen utama dalam manajemen pembangunan.

Melalui kegiatan ini juga merupakan kunci terhadap manajemen pemerintahan, sehingga pameran gelar dagang ini menjadi cermin adanya dua koordinasi tersebut, kemudian melalui kegiatan gelar dagang ini diharapkan kelompok pengrajin atau kelompok UKM dapat terbantu dalam memasarkan produk yang dihasilkan, sehingga produksi dapat terus berlanjut apabila pemasarannya berjalan dengan lancar.

Ny.Hj.Septi Istiqlal juga mengharapkan dengan adanya kegiatan ini bisa memberikan semangat pada pelaku usaha dalam mengembangkan produk mereka dan juga lebih mudah dalam memasarkan produk yang dihasilkan dan
Melalui kegiatan ini juga diharapkan terjalin komunikasi diantara pelaku usaha dan terjalin jaringan pemasaran hasil produksi masing-masing serta menjadi ajang pomosi bersama terhadap produk yang dihasilkan.