PESISIR BARAT — Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat terus mendorong tumbuhnya kesadaran masyarakat, khususnya generasi muda, terhadap pentingnya menjaga kelestarian alam dan satwa liar. Semangat tersebut diwujudkan melalui peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia, Hari Harimau Sedunia (Global Tiger Day), dan Hari Konservasi Alam Nasional (HKAN) Tahun 2026 yang digelar di Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat, Kamis (13/08/2026).

Bupati Pesisir Barat Dedi Irawan dalam kegiatan tersebut diwakili Asisten Bidang Pemerintahan, Ir. Armand Achyuni.

Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk memadukan semangat kemerdekaan dengan kepedulian terhadap lingkungan. Peringatan HUT RI ke-81 tidak hanya dimaknai sebagai bentuk penghormatan terhadap perjuangan para pahlawan, tetapi juga sebagai momentum untuk mengisi kemerdekaan melalui karya, kepedulian sosial, serta tanggung jawab bersama dalam menjaga kelestarian alam.

Dalam sambutan Bupati Pesisir Barat yang disampaikan Ir. Armand Achyuni, disampaikan bahwa Kabupaten Pesisir Barat memiliki kekayaan alam yang luar biasa. Salah satu kawasan penting yang menjadi bagian dari kekayaan tersebut adalah Taman Nasional Bukit Barisan Selatan (TNBBS), yang memiliki keanekaragaman hayati sekaligus menjadi habitat berbagai satwa liar, termasuk Harimau Sumatera.

“Pesisir Barat memiliki kekayaan alam yang luar biasa, termasuk Taman Nasional Bukit Barisan Selatan dengan keanekaragaman hayatinya. Salah satunya adalah Harimau Sumatera yang menjadi bagian penting dari kekayaan alam Indonesia,” ujar Bupati dalam sambutannya.

Menurutnya, upaya konservasi tidak dapat hanya dibebankan kepada pemerintah maupun lembaga konservasi. Perlindungan terhadap alam membutuhkan kolaborasi seluruh pihak, mulai dari pemerintah, masyarakat, dunia pendidikan, orang tua, generasi muda, hingga para mitra konservasi.

Karena itu, kegiatan yang melibatkan anak-anak melalui berbagai aktivitas edukatif, seperti lomba mewarnai, menggambar harimau, dan melukis wajah harimau, dinilai memiliki nilai strategis dalam membangun kesadaran terhadap lingkungan sejak dini.

Melalui kegiatan tersebut, anak-anak tidak hanya diberikan ruang untuk berkreasi dan berekspresi, tetapi juga diperkenalkan pada pentingnya menjaga lingkungan serta mengenal satwa liar yang menjadi bagian dari kekayaan alam daerah dan bangsa Indonesia.

Bupati Dedi Irawan juga menyampaikan pesan kepada generasi muda agar terus berkarya sekaligus menjadi bagian dari generasi yang memiliki kepedulian terhadap lingkungan.

“Mari kita jaga hutan, jaga lingkungan, dan selamatkan habitat Harimau Sumatera. Karena menjaga alam hari ini berarti menjaga kehidupan untuk generasi yang akan datang,” pesannya.

Ia menegaskan, keberadaan Harimau Sumatera bukan hanya memiliki nilai ekologis, tetapi juga menjadi bagian penting dari keseimbangan ekosistem. Oleh karena itu, menjaga habitatnya berarti turut menjaga keberlangsungan ekosistem secara keseluruhan.

Dalam konteks tersebut, keberadaan TNBBS sebagai kawasan konservasi memiliki arti penting bagi Pesisir Barat. Sinergi dan kolaborasi antarpihak menjadi salah satu kunci untuk memastikan upaya perlindungan lingkungan dapat berjalan secara berkelanjutan.

Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat berharap kegiatan tersebut dapat semakin memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, TNBBS, sekolah, masyarakat, dan seluruh mitra konservasi dalam membangun kesadaran serta kepedulian terhadap lingkungan.

Semangat konservasi juga diharapkan tidak berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari melalui perilaku ramah lingkungan, menjaga kebersihan, melindungi kawasan hutan, serta tidak melakukan tindakan yang dapat mengancam keberadaan satwa liar.

Dengan demikian, semangat memperingati kemerdekaan tidak hanya diwujudkan melalui berbagai kegiatan perayaan, tetapi juga melalui kontribusi nyata dalam menjaga kekayaan alam Indonesia.

“Merdeka Negeriku, Selamatkan Habitat Harimauku,” menjadi pesan utama yang menggambarkan semangat kebangsaan sekaligus kepedulian terhadap kelestarian alam.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut unsur Forkopimda Kabupaten Pesisir Barat atau yang mewakili, para pejabat manajerial dan nonmanajerial di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat, jajaran Taman Nasional Bukit Barisan Selatan, para guru, pendamping, orang tua, mitra konservasi, panitia dan peserta kegiatan, serta insan pers. (Rilis Diskominfotiksan)

View the embedded image gallery online at:
https://pesisirbaratkab.go.id/berita/semarak-hut-ri-ke-81-pemkab-pesisir-barat-perkuat-semangat-konservasi-dan-selamatkan-habitat-harimau-sumatera?layout=default&print=1&tmpl=component#sigProId419cf4d134