PESISIR BARAT – Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat terus mendukung penguatan kapasitas relawan kemanusiaan guna meningkatkan kesiapsiagaan dalam membantu masyarakat, terutama saat menghadapi situasi darurat dan bencana. Upaya tersebut tercermin melalui kehadiran Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pesisir Barat, Septono, S.KM., M.M., dalam pembukaan Pelatihan Dasar Relawan Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Pesisir Barat Tahun 2026, Selasa (27/10/2026).

Pelatihan ini menjadi salah satu langkah penting untuk membekali para relawan dengan pengetahuan, keterampilan, dan kesiapsiagaan dalam menjalankan tugas kemanusiaan di tengah masyarakat.

Melalui kegiatan tersebut, para peserta diharapkan dapat memahami tugas dan tanggung jawab sebagai relawan PMI, sekaligus meningkatkan kemampuan dalam memberikan bantuan awal secara tepat, cepat, dan terkoordinasi dengan tetap memperhatikan keselamatan diri sendiri maupun orang lain.

Pelatihan dasar ini tidak hanya berfokus pada pembekalan teori, tetapi juga diharapkan mampu membentuk relawan yang disiplin, tangguh, bertanggung jawab, serta memiliki kepedulian sosial yang tinggi. Nilai-nilai kemanusiaan, semangat pengabdian, dan kemampuan bekerja sama menjadi bagian penting dalam mendukung pelaksanaan tugas relawan di lapangan.

Kesiapsiagaan relawan memiliki peran penting dalam membantu masyarakat, terutama ketika terjadi bencana, kecelakaan, maupun kondisi lain yang memerlukan pertolongan segera. Karena itu, kemampuan mengenali situasi darurat, memahami prinsip pertolongan pertama, menjaga keselamatan, serta berkoordinasi dengan petugas terkait perlu terus ditingkatkan.

Kabupaten Pesisir Barat dengan karakteristik wilayah dan kondisi geografisnya membutuhkan dukungan berbagai unsur dalam memperkuat kesiapan menghadapi keadaan darurat. Keberadaan relawan yang memiliki bekal pengetahuan dan keterampilan memadai diharapkan dapat menjadi bagian penting dalam mendukung pelayanan kemanusiaan di daerah.

Kehadiran Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pesisir Barat, Septono, S.KM., M.M., dalam kegiatan tersebut juga mencerminkan dukungan terhadap peningkatan kapasitas relawan, khususnya dalam aspek pertolongan dan pelayanan yang berkaitan dengan kesehatan masyarakat.

Pengetahuan dasar mengenai pertolongan pertama dan keselamatan menjadi bekal penting bagi relawan agar mampu memberikan bantuan awal sesuai kemampuan dan prosedur yang berlaku sebelum penanganan lebih lanjut dilakukan oleh tenaga kesehatan atau petugas yang berwenang.

Selain meningkatkan keterampilan teknis, pelatihan ini juga menjadi momentum untuk memperkuat semangat gotong royong dan kepedulian terhadap sesama. Pelayanan kemanusiaan membutuhkan keterlibatan berbagai pihak, mulai dari pemerintah daerah, organisasi kemanusiaan, tenaga kesehatan, hingga masyarakat.

Sinergi antara PMI, pemerintah daerah, dan unsur terkait diperlukan agar kegiatan kemanusiaan dapat berjalan secara efektif dan terkoordinasi. Dengan komunikasi dan kerja sama yang baik, penanganan kebutuhan masyarakat, khususnya dalam situasi darurat, diharapkan dapat dilakukan secara lebih cepat dan terarah.

Dalam kegiatan tersebut, fasilitator PMI Provinsi Lampung yang terlibat yakni M. Umar CH, Mulyanzen, dan Zainal Abidin. Sementara itu, fasilitator dari PMI Kabupaten Pesisir Barat adalah Joni Iskandar. Kehadiran para fasilitator ini menjadi bagian dari dukungan dalam proses pembekalan dan peningkatan kapasitas para relawan.

Turut hadir Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian Kabupaten Pesisir Barat, M. Belly Oscar, S.H., M.H.; perwakilan PMI Provinsi Lampung; jajaran PMI Kabupaten Pesisir Barat; serta unsur terkait lainnya.

Melalui Pelatihan Dasar Relawan PMI Kabupaten Pesisir Barat Tahun 2026, diharapkan semakin banyak relawan yang memiliki pengetahuan dan keterampilan memadai serta siap berkontribusi dalam berbagai kegiatan kemanusiaan.

Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat berharap para relawan dapat menjadi bagian dari kekuatan sosial di tengah masyarakat, terutama dalam membantu warga yang membutuhkan pertolongan dan mendukung penanganan keadaan darurat.

Dengan semangat pengabdian, kepedulian, dan kerja sama yang berkelanjutan, para relawan PMI diharapkan mampu menjalankan peran kemanusiaan secara sigap dan bertanggung jawab, sekaligus memperkuat budaya saling membantu demi terwujudnya masyarakat Pesisir Barat yang tangguh dan peduli terhadap sesama. (Rilis Diskominfotiksan)

View the embedded image gallery online at:
https://pesisirbaratkab.go.id/berita/perkuat-kesiapsiagaan-bencana-pesisir-barat-bekali-relawan-pmi-dengan-keterampilan-kemanusiaan?layout=default&print=1&tmpl=component#sigProIdb86707f2c5