PESISIR BARAT – Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas pendidikan melalui pembenahan sarana dan prasarana sekolah. Hal tersebut ditandai dengan peresmian hasil revitalisasi fasilitas pendidikan pada 10 Sekolah Menengah Pertama (SMP) oleh Bupati Pesisir Barat, Dedi Irawan, Rabu (4/11/2026).

Peresmian yang dipusatkan di SMP Negeri 2 Krui tersebut menjadi salah satu langkah nyata pemerintah daerah dalam menciptakan lingkungan belajar yang lebih layak, aman, nyaman, dan mendukung peningkatan kualitas pendidikan bagi para siswa.

Bupati Dedi Irawan mengatakan, revitalisasi sekolah memiliki arti penting yang tidak hanya berorientasi pada pembangunan dan perbaikan bangunan fisik, tetapi juga merupakan investasi jangka panjang dalam mempersiapkan generasi muda yang berkualitas.

"Revitalisasi sekolah bukan sekadar pembangunan fisik, melainkan investasi jangka panjang bagi masa depan generasi muda kita," tegas Dedi Irawan saat meninjau langsung fasilitas sekolah yang telah direvitalisasi.

Program revitalisasi tahun 2026 ini mencakup sembilan SMP negeri dan satu SMP swasta di Kabupaten Pesisir Barat. Pelaksanaannya meliputi berbagai pekerjaan pembangunan dan rehabilitasi untuk menunjang kegiatan belajar mengajar agar semakin optimal.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Pesisir Barat, Marnentinus, S.IP., menjelaskan bahwa program tersebut mencakup rehabilitasi 41 ruang kelas, pembangunan empat ruang kelas baru, sembilan ruang administrasi, laboratorium komputer dan laboratorium Ilmu Pengetahuan Alam (IPA), serta sejumlah fasilitas penunjang lainnya.

Fasilitas pendukung yang turut dibenahi antara lain instalasi air bersih dan toilet siswa. Dengan adanya peningkatan sarana dan prasarana tersebut, sekolah diharapkan mampu menyediakan lingkungan pendidikan yang lebih representatif serta memenuhi kebutuhan warga sekolah.

Program ini juga menjadi bagian dari dukungan terhadap Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, melalui kolaborasi dengan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah serta Dinas Pendidikan di daerah.

Dalam pelaksanaannya, pembangunan dilakukan melalui mekanisme swakelola. Skema tersebut tidak hanya berorientasi pada penyelesaian pembangunan fisik, tetapi juga membuka ruang keterlibatan dan pemberdayaan masyarakat di sekitar lingkungan sekolah.

Manfaat revitalisasi mulai dirasakan oleh pihak sekolah, terutama dengan berubahnya kondisi sejumlah fasilitas yang sebelumnya kurang memadai menjadi lebih baik dan nyaman untuk digunakan dalam kegiatan belajar mengajar.

Dalam rangkaian peresmian, para undangan juga menyaksikan dokumentasi kondisi sekolah sebelum dan sesudah revitalisasi. Tayangan tersebut memperlihatkan perubahan fasilitas pendidikan setelah dilakukan pembangunan dan rehabilitasi.

Kepala SMP Negeri 2 Krui, Hj. Maryuni B., S.Pd., menyampaikan rasa syukur dan bangganya atas peningkatan fasilitas sekolah tersebut. Menurutnya, kondisi ruang belajar yang lebih nyaman memberikan dampak positif terhadap suasana belajar dan antusiasme para siswa.

"Ruang belajar yang lebih nyaman membuat siswa merasa sangat senang. Kami yakin, kenyamanan ini akan berbanding lurus dengan peningkatan semangat belajar dan prestasi anak-anak didik kami," ungkapnya.

Selain peresmian fasilitas pendidikan, kegiatan tersebut juga diisi dengan penyerahan hadiah kepada para pemenang perlombaan antarkelas. Suasana berlangsung penuh keakraban ketika Bupati Dedi Irawan berinteraksi dengan para siswa yang menunjukkan kreativitas dan antusiasme mereka.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua DPRD Kabupaten Pesisir Barat, Mohammad Emir Lil Ardi, S.H.; perwakilan Kejaksaan Negeri Lampung Barat; perwakilan Polres Pesisir Barat; Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Marnentinus, S.IP.; Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian, M. Belly Oscar, S.H., M.H.; Kepala Dinas Kesehatan, Septono, S.KM., M.M.; Inspektur Kabupaten Pesisir Barat, Unzir, S.P.; Ketua TP-PKK Kabupaten Pesisir Barat, Ny. Dian Hardiyanti Dedi, S.ST., M.M.; serta Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Pesisir Barat, Elizawati Tedi Zadmiko.

Kehadiran unsur legislatif, aparat penegak hukum, jajaran perangkat daerah, serta organisasi perempuan tersebut menunjukkan pentingnya dukungan dan sinergi berbagai pihak dalam mendorong peningkatan kualitas pendidikan di Kabupaten Pesisir Barat.

Melalui program revitalisasi ini, Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat berharap peningkatan kualitas sarana dan prasarana pendidikan dapat terus berlanjut serta menjangkau lebih banyak sekolah di berbagai wilayah.

Pemerintah daerah juga berkomitmen mendorong pemerataan akses pendidikan sehingga setiap anak di Kabupaten Pesisir Barat, tanpa terkecuali, memiliki kesempatan yang sama untuk memperoleh layanan pendidikan di lingkungan sekolah yang layak, aman, nyaman, dan mendukung pengembangan potensi mereka.

Dengan demikian, revitalisasi sekolah bukan hanya menghadirkan bangunan yang lebih baik, tetapi juga menjadi bagian dari upaya menyiapkan sumber daya manusia Pesisir Barat yang unggul dan berdaya saing di masa depan. ( Rilis Diskominfotiksan)

View the embedded image gallery online at:
https://pesisirbaratkab.go.id/berita/pendidikan-pesisir-barat-naik-kelas-10-smp-dapat-wajah-baru-lewat-program-revitalisasi?layout=default&print=1&tmpl=component#sigProId23780db24f