
PESISIR BARAT – Bupati Pesisir Barat Dedi Irawan menerima audiensi Tim Evakuasi Penerbang Medis untuk membahas dukungan dan koordinasi pelayanan serta evakuasi medis bagi masyarakat di Kabupaten Pesisir Barat.
Pertemuan tersebut menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi antara Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat, unsur TNI, dan pihak terkait dalam mendukung penanganan kondisi kegawatdaruratan medis, khususnya bagi masyarakat yang membutuhkan proses evakuasi secara cepat dan tepat.
Dalam audiensi tersebut turut hadir Dandim 0422 Lampung Barat Letkol Inf. Rizky Kurniawan, Danramil 0422-02 Pesisir Selatan Kapten Inf. Is Yusuf Rahmadi, Asisten I Bidang Kesejahteraan Masyarakat Armen Qodar, S.P., M.M, serta sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat.
Bupati Dedi Irawan menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat menyambut baik audiensi tersebut sebagai bagian dari upaya memperkuat koordinasi lintas sektor dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Menurutnya, sektor kesehatan membutuhkan dukungan dan kolaborasi dari berbagai pihak, terutama dalam kondisi tertentu yang memerlukan penanganan dan evakuasi medis secara cepat.
“Pemerintah daerah tentu sangat mendukung setiap upaya yang bertujuan meningkatkan keselamatan dan pelayanan kesehatan masyarakat. Untuk itu, koordinasi dan sinergi antara pemerintah daerah, TNI, tenaga kesehatan, serta pihak terkait lainnya perlu terus diperkuat,” ujar Bupati.
Dedi Irawan juga menekankan pentingnya kesiapan sumber daya, sarana dan prasarana, serta mekanisme koordinasi yang jelas. Kesiapan tersebut diperlukan agar proses evakuasi medis dapat dilakukan secara efektif apabila sewaktu-waktu dibutuhkan.
Melalui audiensi tersebut, diharapkan terbangun komunikasi dan kerja sama yang semakin baik dalam mendukung pelayanan kesehatan sekaligus memberikan respons cepat kepada masyarakat Pesisir Barat yang membutuhkan evakuasi medis.
Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat berkomitmen untuk terus membuka ruang koordinasi dan kolaborasi dengan berbagai pihak sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas pelayanan publik serta memberikan perlindungan dan pelayanan kesehatan yang optimal bagi masyarakat.
Dengan penguatan koordinasi tersebut, penanganan kondisi kegawatdaruratan medis di wilayah Pesisir Barat diharapkan dapat dilakukan secara lebih cepat, tepat, dan terkoordinasi.(Rilis Diskominfotiksan)