PESISIR BARAT – Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat bersama Balai Besar Taman Nasional Bukit Barisan Selatan (TNBBS) resmi memperkuat sinergi pembangunan berkelanjutan melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) yang salah satu fokus utamanya adalah peningkatan akses menuju Way Haru serta penguatan perlindungan kawasan konservasi.

Penandatanganan PKS dilakukan oleh Bupati Pesisir Barat, Dedi Irawan, bersama Balai Besar TNBBS di Ruang Rapat Payung Agung, Gedung A Lantai 4, Selasa (9/06/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri Wakil Bupati Pesisir Barat Irawan Topani, S.H., M.Kn., Plh. Sekretaris Daerah Ir. Armand Achyuni, Kepala Balai Besar TNBBS Hifzon Zawahiri, S.E., M.M., beserta jajaran, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Mesrawan, S.STP., M.Si., Kepala Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman, Pertanahan dan Lingkungan Hidup Amrul Haq, S.E., M.Si., Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian M. Belly Oscar, S.H., M.H., Kepala Bagian Pemerintahan Muhamad Ikhsan Haqiqi, S.IP., M.IP., serta perwakilan Yonif TP 944/RSC.

Penandatanganan PKS tersebut menjadi langkah strategis dalam memperkuat kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat dan Balai Besar TNBBS guna mendukung pembangunan daerah yang berkelanjutan, sekaligus menjaga kelestarian kawasan konservasi sebagai aset penting bagi keberlangsungan lingkungan hidup dan kesejahteraan masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, Kepala Balai Besar TNBBS, Hifzon Zawahiri, S.E., M.M., menjelaskan bahwa kerja sama yang dituangkan dalam PKS berpedoman pada prinsip 3P, yakni pemanfaatan, perlindungan, dan pengamanan kawasan konservasi.

Menurutnya, seluruh aspek teknis yang menjadi ruang lingkup kerja sama telah diatur secara resmi dalam dokumen PKS. Ruang lingkup tersebut mencakup pembangunan jalan patroli yang diberikan izin dengan lebar 2 meter serta bahu jalan masing-masing 1 meter di sisi kiri dan kanan. Selain itu, pembangunan jembatan dan infrastruktur pendukung lainnya juga telah disepakati sesuai ketentuan dan prosedur yang berlaku.

“Semua ruang lingkup kerja sudah kita masukkan dalam PKS, sehingga bersifat resmi dan sesuai prosedur,” ujar Hifzon.

Ia menambahkan, kerja sama tersebut diharapkan mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya dalam membuka akses yang selama ini mengalami keterbatasan, tanpa mengesampingkan fungsi utama kawasan konservasi sebagai wilayah perlindungan ekosistem.

Sementara itu, Bupati Pesisir Barat, Dedi Irawan, menegaskan bahwa penandatanganan PKS tersebut merupakan wujud komitmen bersama dalam menjaga keseimbangan antara pembangunan daerah dan pelestarian lingkungan.

Menurut Bupati, pembukaan akses menuju Way Haru menjadi salah satu program prioritas Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat yang telah direncanakan sejak awal masa kepemimpinannya sebagai bagian dari upaya meningkatkan konektivitas dan pelayanan kepada masyarakat.

Lebih lanjut, Bupati menjelaskan bahwa salah satu ruang lingkup utama dalam kerja sama tersebut adalah peningkatan dan pemeliharaan jalan patroli sepanjang 6,2 kilometer beserta jembatan penghubung di Zona Khusus Way Heni–Way Haru. Program tersebut dinilai memiliki nilai strategis karena mendukung perlindungan dan pengamanan kawasan konservasi sekaligus memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

“Peningkatan akses jalan ini akan memperlancar mobilitas masyarakat, distribusi hasil pertanian, serta mempermudah akses pendidikan, layanan kesehatan, dan konektivitas antarwilayah. Dengan akses yang lebih baik, diharapkan aktivitas ekonomi masyarakat juga semakin berkembang,” ujar Bupati Dedi Irawan.

Bupati menegaskan bahwa pembangunan daerah dan pelestarian lingkungan harus berjalan secara seimbang dan saling mendukung. Kawasan konservasi yang terjaga dengan baik akan memberikan manfaat ekologis yang besar, sementara masyarakat yang sejahtera akan menjadi mitra utama dalam menjaga keberlanjutan sumber daya alam.

Selain itu, Bupati Dedi Irawan menyampaikan apresiasi kepada Balai Besar TNBBS atas komitmen dan sinergi yang telah terjalin selama ini. Menurutnya, kerja sama tersebut diharapkan menjadi fondasi yang kuat dalam memperkuat perlindungan kawasan, mendukung pemulihan ekosistem, mengembangkan potensi wisata alam berkelanjutan, serta meningkatkan pemberdayaan masyarakat di sekitar kawasan konservasi.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat, saya menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Balai Besar Taman Nasional Bukit Barisan Selatan atas komitmen dan sinergi yang telah terjalin. Semoga kerja sama ini memberikan manfaat ekologis, sosial, dan ekonomi yang berkelanjutan bagi masyarakat saat ini maupun generasi yang akan datang,” tutup Bupati.

Melalui penandatanganan PKS ini, Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat dan Balai Besar TNBBS menegaskan komitmen bersama untuk mewujudkan pembangunan yang berwawasan lingkungan, memperkuat perlindungan kawasan konservasi, meningkatkan aksesibilitas masyarakat menuju Way Haru, serta menjaga keseimbangan antara pembangunan daerah, kesejahteraan masyarakat, dan kelestarian sumber daya alam secara berkelanjutan. (Rilis Diskominfotiksan)

View the embedded image gallery online at:
https://pesisirbaratkab.go.id/berita/bupati-dedi-irawan-tandatangani-pks-dengan-balai-besar-tnbbs-perkuat-akses-way-haru-dan-sinergi-konservasi-berkelanjutan?layout=default&print=1&tmpl=component#sigProId64233e9426