
Pesisir Barat – Bupati Pesisir Barat, Dedi Irawan, menerima kunjungan Tim Penilai Surveior Akreditasi dari Lembaga Akreditasi Rumah Sakit Damar Husada Paripurna (LARS DHP) dalam rangka pelaksanaan survei akreditasi di RSUD KH. Muhammad Thohir Kabupaten Pesisir Barat, Jumat, (12/06/2026).
Pada kegiatan tersebut, Bupati Dedi Irawan didampingi oleh Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pesisir Barat, Septono, S.KM., M.M., Direktur RSUD KH. Muhammad Thohir, dr. Eva Hadaniah Asryati, Sp.Rad. jajaran Komite Medik, Komite Keperawatan, Komite Farmasi, Komite Mutu, serta para dokter spesialis dan dokter umum. Adapun Tim Penilai Surveior LARS DHP terdiri dari drg. Syarifah Aini, M.P.H Fisqua., dan Ns. Yeti Parwati, S.Kep., M.KM.
Dalam sambutannya, Bupati Dedi Irawan menyampaikan apresiasi dan rasa syukur atas perkembangan pelayanan kesehatan yang terus ditunjukkan oleh RSUD KH. Muhammad Thohir. Menurutnya, keberadaan rumah sakit tersebut telah menjadi kebanggaan sekaligus harapan masyarakat Pesisir Barat dalam memperoleh pelayanan kesehatan yang berkualitas.
"Alhamdulillah, ini menjadi kebanggaan bagi masyarakat Pesisir Barat. Rumah sakit yang kita miliki terus berkembang dan berupaya memberikan pelayanan terbaik bagi seluruh masyarakat," ujar Bupati.
Bupati menegaskan bahwa pelayanan kesehatan merupakan hak dasar masyarakat yang wajib dipenuhi oleh pemerintah. Oleh sebab itu, Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan melalui penguatan sumber daya manusia, pemenuhan sarana dan prasarana, serta penerapan tata kelola rumah sakit yang profesional, transparan, dan akuntabel.
Ia juga mengingatkan bahwa RSUD KH. Muhammad Thohir lahir dari perjuangan panjang pemerintah daerah dalam menghadirkan akses pelayanan kesehatan yang lebih dekat, mudah dijangkau, dan merata bagi masyarakat. Saat ini, rumah sakit tersebut telah menjadi pusat rujukan pelayanan kesehatan yang sangat dibutuhkan dan diandalkan oleh masyarakat Kabupaten Pesisir Barat.
Dalam proses penilaian akreditasi, Tim Surveior LARS DHP melakukan pendalaman terhadap berbagai aspek strategis penyelenggaraan rumah sakit. Pembahasan meliputi tata kelola keuangan yang transparan, akuntabel, efektif, dan sesuai ketentuan, penerapan kendali biaya dan kendali mutu untuk menjaga efisiensi tanpa mengurangi kualitas pelayanan, pembentukan tim ad hoc dalam pengadaan alat kesehatan agar sesuai kebutuhan dan tepat sasaran, penguatan pengawasan guna mencegah penyalahgunaan anggaran, serta strategi pengembangan rumah sakit untuk meningkatkan mutu pelayanan, daya saing, dan kemandirian institusi.
Bupati Dedi Irawan berharap proses akreditasi ini menjadi momentum evaluasi dan perbaikan berkelanjutan bagi RSUD KH. Muhammad Thohir dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
"Harapan kita bersama, RSUD KH. Muhammad Thohir dapat terus berbenah, meningkatkan mutu pelayanan, melengkapi fasilitas, serta memenuhi berbagai persyaratan sehingga suatu saat dapat meningkat menjadi rumah sakit tipe A. Ini merupakan cita-cita besar yang harus kita perjuangkan bersama demi pelayanan kesehatan masyarakat yang lebih baik," ungkapnya.
Menurut Bupati, akreditasi bukan sekadar pemenuhan aspek administratif, melainkan bentuk komitmen bersama dalam membangun budaya mutu, keselamatan pasien, serta meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap pelayanan rumah sakit.
"Mari kita jadikan akreditasi ini sebagai penyemangat untuk terus memberikan pelayanan yang humanis, profesional, dan berkualitas. Tujuan utama kita adalah memastikan hak masyarakat untuk memperoleh pelayanan kesehatan yang layak dapat terpenuhi dengan sebaik-baiknya," tutup Bupati Pesisir Barat, Dedi Irawan.
Kegiatan penerimaan Tim Surveior Akreditasi LARS DHP di RSUD KH. Muhammad Thohir ini diharapkan menjadi langkah strategis dalam mewujudkan pelayanan kesehatan yang semakin prima, profesional, dan berdaya saing, sejalan dengan komitmen Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pelayanan publik yang berkualitas. (Rilis Diskominfotiksan)