PESISIR BARAT – Open Tournament Pencak Silat Pesisir Barat Championship I yang memperebutkan Piala Bupati Pesisir Barat resmi berakhir, Sabtu (4/10/2026), setelah berlangsung selama tiga hari sejak 2 Oktober 2026.

Kegiatan tersebut ditutup oleh Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Pesisir Barat, Rena Novasari, S.H., M.M., yang mewakili Bupati Pesisir Barat dalam penyampaian sambutan.

Dalam sambutannya, Bupati Pesisir Barat Dedi Irawan menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada IPSI Kabupaten Pesisir Barat, panitia pelaksana, seluruh perguruan pencak silat, para pelatih, official, wasit dan juri, serta seluruh pihak yang telah bekerja keras sehingga Pesisir Barat Championship I dapat terlaksana dengan baik.

Bupati juga memberikan penghargaan kepada seluruh peserta yang telah mengikuti pertandingan dengan penuh semangat, disiplin dan menjunjung tinggi sportivitas.

Kepada para juara, Bupati menyampaikan ucapan selamat atas prestasi yang telah diraih. Kemenangan tersebut diharapkan menjadi motivasi untuk terus berlatih dan meningkatkan kemampuan.

Sementara bagi peserta yang belum berhasil menjadi juara, Bupati berpesan agar tidak berkecil hati. Kekalahan bukanlah akhir dari perjalanan, tetapi merupakan bagian dari proses untuk menjadi lebih baik.

“Teruslah berlatih, evaluasi kekurangan, dan persiapkan diri untuk pertandingan berikutnya,” pesan Bupati.

Lebih lanjut, Bupati Dedi Irawan menegaskan bahwa Pesisir Barat Championship I bukan hanya menjadi ajang pertandingan untuk mencari juara, tetapi juga merupakan bagian dari proses pembinaan generasi muda dan penjaringan atlet berprestasi.

Melalui turnamen tersebut, berbagai potensi anak-anak muda yang memiliki bakat dan kemampuan dalam olahraga pencak silat dapat terlihat dan dikembangkan.

Karena itu, Bupati berharap proses pembinaan tidak berhenti setelah turnamen selesai. Atlet-atlet yang memiliki potensi harus terus dibina dan diberikan kesempatan untuk berkembang.

“Saya berharap dari kegiatan ini akan lahir atlet-atlet muda yang mampu membawa nama baik Kabupaten Pesisir Barat, tidak hanya di tingkat Provinsi Lampung, tetapi juga di tingkat nasional bahkan internasional,” ujar Bupati.

Untuk mewujudkan hal tersebut, Bupati mengajak para pelatih, perguruan pencak silat, IPSI, orang tua dan seluruh masyarakat untuk bersama-sama memberikan dukungan kepada generasi muda.

Bupati juga berharap Pesisir Barat Championship tidak berhenti pada penyelenggaraan pertama, tetapi dapat terus dilaksanakan dan dikembangkan menjadi salah satu agenda pembinaan olahraga di Kabupaten Pesisir Barat.

“Kita ingin turnamen ini semakin baik, semakin berkualitas, dan mampu menjadi wadah untuk menemukan serta membina atlet-atlet muda berbakat,” lanjutnya.

Selain menjadi ajang kompetisi, kegiatan tersebut juga diharapkan mampu mempererat tali persaudaraan dan kebersamaan antarpesilat dari berbagai perguruan dan daerah.

Bupati berharap melalui kegiatan olahraga tersebut dapat terbangun generasi muda Pesisir Barat yang sehat, disiplin, berkarakter dan berprestasi, serta tetap mencintai adat dan budaya daerah.

Setelah seluruh rangkaian pertandingan selesai, Open Tournament Pencak Silat Pesisir Barat Championship I tanggal 2–4 Oktober 2026 dalam rangka memperebutkan Piala Bupati Pesisir Barat secara resmi berakhir.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua I TP-PKK Kabupaten Pesisir Barat Dea Derika Topani; Ketua IPSI Kabupaten Pesisir Barat Pun Putrawan Jaya Ningrat; perwakilan Camat Pesisir Tengah; perwakilan Bank Lampung Rendra; Ketua PSHT Cabang Pesisir Barat Solihin; serta para pesilat, pelatih, official, panitia dan tamu undangan lainnya. (Rilis Diskominfotiksan)

View the embedded image gallery online at:
https://pesisirbaratkab.go.id/berita/bukan-sekadar-berebut-piala-pesisir-barat-championship-i-jadi-panggung-lahirnya-atlet-pencak-silat-muda?layout=default&print=1&tmpl=component#sigProId132a363688