Krui,
Menu

Pemerintah Kecamatan Bengkunatbelimbing Kabupaten Pesisir Barat (Pesibar), menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang), di aula kantor kecamatan setempat, Kamis (23/2). Kegiatan tersebut dihadiri langsung Bupati, Dr. Drs. H. Agus Istiqlal, S.H., M.H., Sekkab, Drs. Azhari, M.M., Wakil Ketua I DPRD Pesibar, M. Towil dan dua anggota legislatif (aleg) Sri Suyanti dan Sumiyati, para kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Pemkab Pesibar, 12 dari 14 peratin se-Kecamatan Bengkunatbelimbing, dan para tokoh kecamatan setempat.

Dalam musrenbang itu sendiri, umumnya para kepala SKPD menyampaikan kepada peserta musyawarah terkait beberapa program kerja dan skala prioritas yang dilaksanakan pada tahun ini. Mulai dari pembangunan infrastruktur fisik, Sumber Daya Manusia (SDM), hingga eksplorasi potensi, dan penyampaian kegiatan-kegiatan yang masih banyak belum diketahui masyarakat.

Seperti yang disampaikan aleg dari Partai Indonesia Perjuangan (PDIP), Sri Suyanti, bahwa pihaknya sendiri sebagai wakil rakyat meminta agar realisasi program kerja yang dilaksanakan dapat bersentuhan langsung dengan harapan masyarakat. "Dengan begitu pembangunan yang dilaksanakan bukan menjadi pembangunan yang mubadzir," jelas Sri.

Dilanjutkannya, pihaknya juga meminta terhadap kepala SKPD yang ada, agar kedepannya dapat menindaklanjuti atas usulan yang telah diajukan oleh pihak pemerintahan pekon. Hal itu sendiri bertujuan agar pemerintah dalam melakukan pembangunan sesuai dengan perencanaan dan manfaat yang diharapkan masyarakat. "Karena usulan yang diajukan oleh masyarakat merupakan hal yang sangat dibutuhkan masyarakat," tukas Sri.

Dia juga meminta agar masyarakat bisa memaklumi jika ada usulan yang belum bisa diwujudkan. Pasalnya, dalam kurun waktu dua tahun kedepan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) masih akan banyak tersedot ke pembangunan komplek perkantoran pemkab, DPRD, dan masjid agung. "Saat ini pembangunannya sudah mulai masuk tahapan. Beberapa waktu lalu digelar peletakan batu pertama pembangunan kantor DPRD," pungkas Sri.

Sementara itu dikatakan Bupati Agus Istiqlal, pada tahun ini Pemkab Pesibar kembali melanjutkan program pembukaan badan jalan dari Pekon Sumberrejo menuju Wayharu yang merupakan wilayah paling sulit dijangkau. "Tahun lalu sudah dibuka beberapa kilometer, tahun ini pembangunannya dilanjutkan hingga benar-benar tembus sampai Wayharu," ujar orang nomor satu di kabupaten terbungsu di Lampung itu.

Selain itu, Agus juga mengatakan pihaknya akan melakukan peningkatan jalan menuju Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) yang berada di Pekon Kotajawa. "Dengan demikian tentu diharapkan aktifitas dan pengembangan PPN bisa berjalan maksimal," tambah Agus.

Dihadapan masyarakat dan peratin se-Bengkunatbelimbing, disampaikan Agus kabar gembira terkait telah diterima menjadi Calon Pegawai Negeri Sipil (PNS) 59 tenaga kesehatan yang ada di Pesibar. "Hasil tersebut merupakan buah dari perjuangan bersama. Kedepan akan terus diupayakan agar Pesibar sendiri bisa terus dilakukan pengangkatan PNS," kata Agus dengan sumringahnya.

Berkaitan dengan listrik, Agus merincikan bahwa pemasangan listrik baru yang akan dilakukan di Pesibar mencapai hingga 5.600 pelanggan baru, dengan kapasitas masing-masing KWH sebesar 900 VA. "Semuanya sudah ditanggung oleh Pemkab Pesibar, yang realisasinya dimulai dari Kecamatan Bengkunatbelimbing," tutup Agus.