Krui,
Menu

Meriahkan Pekan Raya Lampung 2019 dengan Pesona Anjungan Pesisir BaratPelaksanaan Pekan Raya Lampung 2019 di Pusat Kegiatan Olahraga (PKOR) Way Halim Bandar Lampung resmi dibuka oleh Gubernur Ir. H. Arinal Djunaidi pada Sabtu 03 Agustus 2019, dan direncanakan akan berlangsung sampai dengan 18 Agustus 2019.

Dari Kabupaten Pesisir Barat, hadir pada kegiatan Pembukaan Pekan Raya tersebut diatas Bupati Pesisir Barat DR Drs H Agus Istiqlal SH MH, Wakil Bupati Pesisir Barat Erlina, SP.,MH dan didampingi oleh Ketua DPRD, Asisten, Staf Ahli, para Pejabat Tinggi Pratama Kabupaten Pesisir Barat.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Pesisir Barat Tedi Zadmiko,SKM.,MM juga menginformasikan turut hadir dalam pembukaan Pekan Raya Lampung, Wakil Gubernur, Ketua TP.PKK Lampung, Anggota Forkopimda, Waka Polda, Danrem, Danlanud, DPR Provinsi Lampung, Bupati/ Wali Kota Beserta Wakil, Kepala Instansi Vertikal di Provinsi Lampung, Anggota Forkopimda Kabupaten/Kota dll.

Pekan Raya Lampung 2019 diawali dengan peninjauan masing-masing anjungan Kabupaten/Kota oleh Forkopimda Lampung. Anjungan Pesisir Barat pada kesempatan tersebut di kunjungi oleh Gubernur Ir. H. Arinal Djunaidi beserta rombongan.

Setelah peninjauan anjungan selesai, selanjutnya Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati Pesisir Barat beserta rombongan menuju panggung utama open seremoni.

Pesisir Barat yang merupakan Kabupaten termuda di Provinsi Lampung menampilkan "Pesona Anjungan Pesisir Barat" , dengan konsep suasana di tepi pantai, keindahan laut dan surfing serta banyak hal terkait potensi dan capaian daerahnya, hasil pertanian, perkebunan, produksi UMKM baik berupa kerajinan maupun bermacam-macam jenis makanan. Anjungan Pesisir Barat selama perhelatan Pekan Raya Lampung kali ini juga akan diisi dengan berbagai atraksi dan penampilan yang mencerminkan budaya serta kearifan Kabupaten Pesisir Barat dan juga Keunikan Bonsai kelapa.

Dalam sambutan Gubernur Lampung menyampaikan Pekan Raya Lampung ini InsyaAllah merupakan awal dari pada kegiatan-kegiatan kita, yang nantinya tidak bersifat rutinitas tapi perlu mengembangkan bagaimana produk- produk menjadi lebih terkenal melalui promosi- promosi yang akan rutin kita lakukan bahkan direncanakan bisa sampai dengan 4 (empat) kali dalam setahun diberbagai hal baik budaya, ekonomi kreativitas, Seni, dan bahkan kita harapkan juga bisa menghadirkan musik- musik yang bersifat seleksi ditingkat regional untuk masuk diwilayan nasional.

Dan selanjutnya, Gubernur juga menyampaikan sesungguhnya Lampung bagian yang tidak bisa dipisahkan dari produk- produk nasional, seperti Jagung, Beras, tapioka, nanas, pisang, Kopi, coklat, lada dan juga sektor perikanan.
Dan Gubernur akan mengajak Bupati dan Wali Kota dalam Rakor dan akan mengeluarkan kebijakan tentang Kartu Petani Berjaya yang salah satu pintu masuk untuk pengembangan agar ekonomi kerakyatan bisa lebih baik lagi dan ini merupakan pintu awal Lampung Berjaya dalam tata kelola ekonomi kerakyatan.